Alat terapi infra merah dalam tinjauan fisika


Belakangan ini semakin banyak iklan yang mempromosikan alat terapi kesehatan yang menggunakan sinar infra merah dengan menyebutkan berbagai macam manfaatnya bagi tubuh. Beberapa manfaatnya adalah menghangatkan tubuh dan memperlancar aliran darah dalam tubuh kita. Tapi benarkah ini terjadi? Bagaimana sinar infra merah dapat memperlancar aliran darah dan menghangatkan tubuh? Saya membuktikan sendiri untuk mencoba alat terapi infra merah ini dan memang terasa hangat serta nyeri yang saya rasakan pada bagian tubuh saya menjadi berkurang. Saya akan membahasnya secara fisika. Meskipun saya tidak ahli dalam fisika tapi saya ingin mengasah kemampuan saya dalam bidang ini.

Sinar infra merah merupakan sinar yang tak tampak oleh mata. Sinar infra merah dibagi menjadi 3 yaitu infra merah dekat (0,75 um-2,5 um), infra merah menengah (2,5 um-50 um), infra merah jauh (50 um – 1000 um).  Bagaimana sinar ini menghangatkan tubuh dan memperlancar aliran darah? Berikut ini saya tampilkan grafik koefisien serapan terhadap panjang gelombang cahaya pada kulit, kornea, dan dinding nadi.

 

koefisien penyerapan

(Gambar diambil dari Niemz, H.M. 2007. Laser-Tissue Interactions Fundamental and Application. Third Enlarged Edition. Springer: New York.)

 

Continue reading “Alat terapi infra merah dalam tinjauan fisika”